16 December 2009

Bermain ke Seaworld Indonesia


Desember ini jadualnya padat ya,...kemarin kita ke Jakarta, dateng ke nikahannya Arie & Ranti, sengaja ambil cuti buat sekalian nemenin Hira ke Seaworld ditemenin sama om Boy juga..lumayan dapet 3 hari di Jakarta ... walau ngga semua berjalan lancar :), itu foto hira waktu bangun pagi ...duduk-duduk di halaman rumah kakek sambil nungguin kucing

Ekspresinya takjub banget ngeliat ikan gede-gede seliweran,..sambil ngegebrak-gebrak akuarium raksasa, hira sekarang udah ngerti ikan walau manggilnya masih "Ikang..ikam...ikanih" ...
Jalan-jalan ke Seaworld ini dalam rangka memperkenalkan banyak jenis ikan ke hira, kita sempet nunjukin ikan patin yang besar banget, beberapa macam ikan hiu ...kura-kura,buaya bah macem-macem deh..walau kebanyakan hira bengong karena baru pertama kali liat dengan mata kepala sendiri ..
Kita berempat nonton acara makan siang para hiu ...dno jadi berasa takjub juga hiunya gede banget yak hihihi ...syereem...
Nah kalo ini ..bagian relaksasi...diajakin mas supaya kakinya digigitin ikan...heuuhehue rasanya geli tapi udahnya enak banget ...
Sekali lagi Hira bengong ...masih bertanya tanya kenapa kita pada telanjang kaki ..kok dia ngga diajakin ya?
Woooo ....kaki dno lagi diserbu ...kekekeke pasti banyak kulit matinya..abis ini ikan semua pada mencret dah ..
Hadiah dari Ayahnya, ...Hira dikasih nemo buat nambahin koleksi teman bermain dirumah, sepanjang perjalanan pulang dipegangin terus degh..sambil diajak ngobrol pake bahasa dewa..

Sebelum pulang,...minta Omboy potoin kita,...perasaan belom pernah punya foto betiga kayak gini ...wah tar deh diceritain lebih lengkap acara bulan desember ...ini lagi sempet aja ngeblog ...sekalinya ke Jakarta banyak tempat dan orang yang pengen kita kunjungi...tapi apadaya..enggak sempat bo ....lain kali lain waktu ya ...

14 December 2009

Hira ke Dokter gigi


kunjungan pertama ke dokter gigi, Hira ngecek giginya ke Drg. Murni di Arcamanik :) ..., baik ramah dan pinter menghadapi anak kecil. gigi Hira diperiksa pake kapas yang sebelumnya dicelupin ke pasta yang manis dan seger ...Alhamdulillah enggak nangis dan pinter banget

6 December 2009

TIPS untuk perawatan komposter Takakura

Nah dipikir-pikir penting juga buat meringkas beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemeliharaan komposter Takakura dan pembuatan kompos, jadinya ini Dno catat disini aja.. biar suatu saat bisa dibaca lagi kalau lupa...maklum sesekali kalo bingung bisa nengok kesini ...

Bagaimana dan apa saja sampah di rumah untuk dimasukan kedalam komposter ?
  • Sampah dipilah kalau didapur dipisah mana yang plastik dan sisa potongan sayuran or sisa makanan...
  • Sisa buah-buahan, sisa sayuran Dipotong, ukuran2 – 5cm, contoh kangkung yang sisanya suka panjang2 itu dipotong2 dulu karena semakin kecil potongan, semakin cepat proses pembusukan.
  • Sisa makanan kita : sayur --> tiriskan pake saringan
  • Lalu kalau sudah baru dimasukan ke komposter, tutup lagi pake kasa isi sekam bakar (sumber karbon kan ini: dapat mengurangi muncul larva lalat juga mempercepat proses pembusukan) kalau ngga ada sekam bakar bisa pake dedak, sekam, serbuk gergaji, pupuk kandang, kompos
  • Jangan lupa mengaduk komposter supaya cepat busuk
  • Kalau mau panen kompos sebaiknya pakai sarung tangan plastik ..biar kalo nemu larva bisa ambil trus dibuang ...mengurangi rasa jijik.
Cara kerja:
  • Sampah dapur yang dimasukkan di Keranjang Takakura sebaiknya dalam materi yang kecil. Semakin kecil materi, semakin mudah diuraikan. Untuk sisa sayur dan buah, potonglah kecil-kecil.
  • Gali starter kompos di dalam keranjang tersebut dengan cetok. Luasan dan kedalaman galian, sesuaikan dengan banyaknya sampah yang hendak dimasukkan.
  • Masukkan sampah pada lubang yang digali. Tusuk-tusuk sampah tersebut dengan cetok.
  • Timbun sampah tadi dengan kompos di tepian lubang.
  • Tutup kompos tersebut dengan bantalan sekam.
  • Tutup permukaan keranjang dengan kain.
  • Yang terakhir, tutuplah dengan tutup keranjang.
Masalah yang sering timbul dan cukup mengganggu :
  • Lalat dan larva lalat (belatung)
biasanya karena daging, tulang, dan minyak masuk ke komposter, ini bisa mengundang lalat masuk dan bertelur solusi : kalau sudah muncul belatung tambahkan sekam dan aduk-aduk supaya belatung mati, masukan sampah baru subuh atau habis magrib biar kalau ada lalat ..lalatnya masih buta :p
  • Bau
Sampah terlalu penuh dan padat, atau malah lembek solusi tambahkan sumber karbon ini terjadi karena didalam kurang oksigen, ditambahin sekam bisa jadi agak kering
  • Lindi - air sampah
Biasanya karena memasukan sampah basah, tidak ditiriskan solusi jemur atau tambahkan sumber karbon

Catatan:
Letakkan Keranjang Takakura di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung.
Bila kompos kering, perciki air bersih sambil diaduk merata. Suhu ideal adalah 60 derajat celsius.

Cara Pemanenan
Bila kompos di dalam Keranjang Takakura telah penuh, ambil 1/3-nya dan kita matangkan selama seminggu di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Sisanya yang 2/3 bisa kita gunakan kembali sebagai starter untuk pengolahan berikutnya.

Pertanyaan-pertanyaan Umum Seputar Keranjang Takakura

Sejak diluncurkan tahun lalu, Keranjang Takakura telah dipakai puluhan ribu keluarga. Apa saja pertanyaan-pertanyaan pemakainya?


- Di mana tempat yang tepat untuk menempatkan Keranjang Takakura?
Salah satu kelebihan Keranjang Takakura adalah praktis, mudah dipindah-pindah dan bisa ditempatkan di mana saja. Bahkan di dapur pun bisa. Prinsipnya, tempat tersebut tidak terkena sinar matahari langsung dan memiliki sirkulasi udara yang bagus.

- Apakah sampah yang dimasukkan dalam Komposter Takakura akan menimbulkan belatung?
Tidak ada belatung pada Keranjang Takakura kendati setiap hari, para pemakai memasukkan sampah. Asal belatung adalah dari telur lalat. Kendatipun lalat telah bertelur pada makanan dan makanan tersebut dimasukkan ke Keranjang Takakura, telur lalat tersebut tidak akan menjadi belatung karena bahan-bahan yang ada di dalam keranjang takakura, misalnya, sekam, tidak memungkinkan perkembangbiakan belatung.

- Apakah timbul bau busuk dalam pemakaian?
Tidak. Namun untuk sayuran basi sebaiknya dicuci dulu dan ditiriskan, baru dimasukkan ke Keranjang Takakura.

- Apakah Keranjang Takakura bisa dipakai untuk keluarga besar?
Keranjang Takakura dedesain untuk ukuran sampah rumah tangga sehari-hari dengan maksimum penghuni 7 orang. Bila jumlah anggota keluarga lebih dari itu, sebaiknya memakai Keranjang Takakura lebih dari satu buah.

- Bagaimana kita tahu, Keranjang Takakura berfungsi dengan baik atau tidak?
Cara paling gampang adalah dengan meletakkan telapak tangan kita kurang lebih 2 cm di atas kompos. Bila terasa hangat, bisa dipastikan proses pengomposan berjalan dengan baik. Bakteri yang mendukung proses pengomposan sedang bekerja. Bila telapak tangan tidak terasa hangat, bakteri tidak bekerja maksimal. Bisa jadi kompos starter tersebut terlalu kering hingga memerlukan air. Percikkan air pada kompos tersebut. Pelan-pelan, suhu dari starter tersebut akan meningkat dengan bekerjanya mikroorganisme yang mengubah sampah menjadi kompos.

- Apakah sampah yang dimasukkan harus dicacah lebih dulu?
Ya, proses perubahan sampah organik menjadi kompos akan lebih cepat terjadi bila sampah yang berasal dari sayur ataupun buah-buahan dicacah terlebih dahulu.

- Bahan-bahan apa saja yang bisa dimasukkan dalam Keranjang Takakura?
Sisa sayur dan sisa-sisa masakan ataupun buah-buahan. Caranya dengan memotong kecil-kecil (mencacah) buah ataupun sayuran. Upayakan memasukkan sayuran yang belum basi. Bila sayuran telah basi, cuci dulu sayuran tersebut, tiriskan, dan bisa dimasukkan ke komposter Takakura.

- Berapa bulan Keranjang Takakura penuh dan bagaimana penanganannya bila sudah penuh?
Umumnya, keranjang Takukura penuh antara 2-4 bulan, tergantung jumlah sampah yang dimasukkan. Bila sudah penuh, ambil sepertiga bagian paling atas. Kompos yang diambil tadi didiamkan 14 hari, barulah bisa dipakai. Sedangkan yang tetap tinggal di keranjang, bisa dipakai sebagai starter untuk pengomposan kembali.

- Apa fungsi-fungsi kardus dan bantal sekam pada unit komposter Takakura?
Kenapa dipilih kardus, karena kardus tidak kedap udara. Bisa saja diganti denga media lain, misalnya karpet. Sistem pengomposan Takakura tergolong aerob di mana bakteri tergantung pada pasokan udara. Kardus juga berfungsi sebagai perangkap starter kompos agar tidak tumpah, karena keranjang yang dipakai memiliki lubang yang relatif besar. Sedangkan bantal sekam di bagian bawah keranjang berfungsi sebagai penampung air lindi dari sampah bila ada, sehingga bisa menyerap bau. Bantal sekam juga berfungsi sebagai alat kontrol udara di tempat pengomposan agar bakteri berkembang dengan baik.

sumber :
http://keranjangtakakura.blogspot.com
mbah google

5 December 2009

Panen kompos dari komposter takakura dan ganti dus..

Pertama sediakan dus, gunting, box buat naro kompos dan kawat penyaring dan komposter takakura
taro deh didepan mata, dan mulai dikerjain,...saring kompos nya, trus sisanya masukin ke dus baru yang udah dipasang di keranjangnya...susunan keranjang jangan sampe di robah ...jadi tinggal ganti dus nya aja..dusnya kenapa diganti ? karena udah robek,..dan karena kemarin sempet masukin daging jadinya banyak worm nya hiiiiii serem liat deh ...ada 100 lebih kali calon lalat hahahhaah *HOROR*
Kalau punya burung pemakan worm udah tak kasih ..karena jijik tak siram air panas, dikasih ke Lele ..juga lele nya ngga doyan...Leleku lebih doyan pelet hahaha
Ini hasil terakhir, dus udah terpasang dan di kuali tanah itu adalah hasil komposnya....indah, wangi dan menyuburkan ...irit 15.000 buat beli pupuk ...lumayan dan sampah berkurang banyak :) senangnya ...tinggal nunggu punya Bor Biopori...