1 April 2007

Segudang dan Setumpuk

Pertanyaan? banyak bahkan semua itu mungkin punya jawaban masing masing yang masih bersembunyi dalam tumpukan jerami di kandang Kuda !

Hari ini, sederet kalimat aneh keluar dari mulut gw..."kenapa pada akhirnya gw mengambil keputusan itu?" ...jawaban yang keluar saat itu...gw pengen kabur dari rumah...pengen lari dari rumah...lalu puter otak cari tempat kuliah yang jauh dari rumah...tapi gw masih merasa kurang...gw cari pacar...tapi merasa kurang...pacar nggak bisa gw miliki...gw punya pacar, kuliah, kerja dan menghidupi diri gw...gw masih merasa ada yang kurang kesimpulan yang lain sepertinya gw merasa lelah menghadapi semuanya sendirian...akhirnya..mungkin gw harus menikah...tapi dengan syarat gw nggak mau menjalani sesuatu yang semu...semu karena gw pada akhirnya sadar menjalani itu hanya gw dan "pacar" gw ..., gw akhirnya berpikir keras...mungkin harus banting setir...AAAA....gw harus jatuh cinta lagi...lalu gw berdoa sama Allah,...gw pengen berubah...gw pengen berdamai dengan keinginan gw yang sesungguhnya...lalu dalam proses yang nggak pernah gw sangka...setelah selama ini gw selalu bertanya..."perasaan gw nggak kurang berusaha buat sayang sama orang,...gw pengen disayang juga seperti gw sayang sama orang..." , gw pengen ketemu sama orang yang bisa memenuhi gw ..tanpa harus merasakan perbedaan yang besar...lalu siapakah orang itu ?"
orang yang hanya menaruh gw sebagai orang yang dia sayang,....prioritas dan nggak menjadikan gw sebagai kekasih di atas awan ...yang hanya ada buat dia seorang...gw pengen menjadi utuh...dia, gw, dan seluruh bagian dia..keluarga..., gw pengen menjalani sesuatunya bersama...bahkan saat sholat...saat beribadah...saat menjalani kewajiban gw sebagai umat....gw pengen merasa penuh...gw pingin merasa lengkap...
lalu ?...SubHanallah...Subhanallah, dalam sabar dan menunggu hanya satu waktu...walau nggak secepat yang gw duga..ini semua adalah rentetan dari doa-doa gw terdahulu dan doa-doa dari kedua orang tua gw...Ibu gw yang sempat bilang pingin menukar hidupnya agar gw kembali ke jalan yang benar...hanya satu waktu...Allah benar-benar membalikan keadaan...dari tandus dan hampa...menjadi hidup..., hanya satu kali waktu ...ketika hujan turun dan gw menangis sejadi-jadinya...karena gw merasa sakit...satu kali waktu yang menjadi pintu untuk gw menengok ke belakang dan berjalan mundur...karena gw berlari terlalu jauh...

Malam itu...waktu sepi dan ujan...

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang......Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam...Maha Pemurah lagi Maha Penyayang....yang menguasai hari Pembalasan...Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan ...

gw...menangis..., merasa sesak dengan kesedihan...gw ingin melepaskan semua ragu dan gundah ...

...Tunjukilah kami jalan yang lurus,..(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

gw menangis ...karena semua seperti slide-slide yang membuat hati menjadi miris...semua yang sudah gw lakukan...untuk mendapati gw...dalam ruangan yang selama 3 tahun terakhir gw tempati...gw duduk dan bertekuk lutut karena akhirnya gw tidak sanggup untuk menantangNya lebih jauh...gw hanya manusia...hanya segumpal tanah yang diberi nafsu...

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".


Dan semua mengiris satu demi satu ...apa apa yang pernah gw sangkalkan...apa apa yang menjadikan gw seperti orang yang risau...


........... fa-inna ma'a al'usri yusraan.... inna ma'a al'usri yusraan



Gw merasa hilang...jam 2 malam yang terasa sangat panjang...


detik....

hujan....gw pingin pergi lebih jauuh...



Handphone gw bunyi ......Siapa yang pernah bilang ..mungkin Ibu merasakan apa yang gw rasakan...???? dan gw menangis di telepon...gw bilang "gw kapok jadi anak nakal...gw pengen pulang ke rumah...gw minta maap...gw mau berubah...gw sakit...gw sepi...gw minta ampun...dan sederet kalimat gw dan gw yang membuat Ibu menjadi menangis...Ibu bilang ...sayang sama gw...dan nggak pernah ngebiarin gw sendiri...kalimat Ibu yang buat hati gw menjadi sejuk...akhirnya gw memejamkan mata....gw merasa lelah...mata, hidung...semua terasa bengkak...



Bersabar bersama waktu...gw mulai menemukan kembali susunan hidup gw yang hancur berantakan...bahkan Allah memberikan seseorang yang benar-benar menginginkan gw...dan memberikan keluarga yang penuh dengan kasih sayang...


....Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,....

....Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu....

....Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan...

....dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia"....

Terjawab...

wa-ilaa rabbika fairghab ....

dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.