20 February 2006

Kesal, marah, benci dan merasa sedih...segala bercampur aduk menjadi satu, belum pernah saya merasa semarah itu...merasa sudah begitu cukup kamu mengaduk aduk emosi dan mencoba untuk terus mengkoreksi saya...seperti saya tidak boleh melakukan satu kesalahan apapun atau tidak boleh mempunyai sudut kecil dari bagian hidup yang ingin saya sembunyikan...walau akhirnya sadar ..begitu bodoh kalo saya menaruh itu disini.

Saya akui, kamu adalah orang yang sangat baik dan tidak pernah berhenti untuk mencoba mengerti dengan apa yang saya inginkan, entah cara atau kata-kata apa yang harus saya berikan untuk semua yang telah kamu tunjukan atau berikan untuk saya...

Mungkin kamu merasa bahwa kamu yang paling sempurna dan merasa berhak untuk melakukan itu semua terhadap saya..., atau saya yang tidak sadar selama ini sudah menginjak injak dan melukai perasaan kamu..., atau saya saja disini yang merasa sepertinya kamu benar benar sudah berubah menjadi seseorang yang menakutkan...seseorang yang bahkan kamu sendiri bersumpah untuk tidak menjadi seperti itu, seseorang yang kamu bilang "kebanyakan"... saya tidak akan megalah hati..kali ini saya sudah tidak ingin berurusan dengan semua tingkah kamu yang berlebihan...

Saya punya seseorang..seseorang yang sangat saya sayangi...sangat saya pedulikan...sangat saya pikirkan dan sangat saya dahulukan..., kamu tiba tiba datang mengusik dan mencoba mendekat...untuk membelokan...keberadaan kamu yang bak malaikat namun menusuk saya secara perlahan dan mengatas namakan semua dengan nama "pertolongan atau perhatian"....berkali kali kamu berhasil melukai saya...walau pada akhirnya semua yang kamu lakukan juga menyakiti diri kamu sendiri...berkali kali kamu berhasil melukai saya ...dan saya pun jatuh dengan semua bentuk bentuk kepalsuan yang keji !!!...saya merasa tersakiti...dan saya tidak perduli walau kamu terkena dengan tajamnya pisau yang kamu bawa sendiri...

Berkali kali kamu coba menjelaskan dan meminta saya untuk berubah ...agar dapat bersama kamu..., mencoba menyakinkan saya bahwa dengan kamu semua akan baik baik saja...hingga satu demi satu kebodohan saya muncul dan memakan semua presentasi busuk yang kamu perlihatkan...seiring dengan kamu yang sadar atau tidak memperlihatkan kebusukan kebusukan yang membuat saya mual !

kamu tidak akan pernah berhenti ...sampai merasa puas ? ...atau akan membiarkan saya pergi...lalu dengan cara apa lagi saya beri tahu kamu untuk tidak mengusik hidup saya ? !!!!...atau setidaknya berhenti untuk merasa menjadi orang yang tau tentang saya !...saya paham kamu manusia yang punya emosi....tapi kamu juga harus ingat bahwa saya sangat marah....dan saya tidak peduli ...dengan apapun yang akan terjadi terhadap kamu...maupun perasaan kamu...sayapun sudah habiskan dan tidak bersisa apapun...

saya harap kamu dapat pembelajaran dari ini semua..., sayang dan cinta bukan sebuah paksaan...kamu berusaha mencengkram saya terlalu kuat...