8 May 2016

Hallo apa kabar ?

Sudah lama rasanya tidak menulis lagi. Begitu mulai menulis kok rasanya kikuk. Blognya seperti kehilangan genre, mau ceritain apa? Tapi temen-temen bilang menulis ya menulis aja, cerita ya cerita aja.
Nulis aja mesti nemuin tema. Begitu lho...ngga lagi cerita hari ini dong? Lalu cerita kapan? Cerita minggu ini, cerita bulan ini dan lama lama cerita tahun ini. Sebenernya kondisi ini sudah ketebak sejak beberapa tahun yang lalu, bahwa ada masanya saya ngga ngerasa hot buat cerita di blog ini. Blog yang berguna banget buat refleksi atau membuat saya Baper...
Minggu ini bener-bener berniat ngebuangin barang-barang ngga guna dari rumah, dan lalu buangin hal-hal lainnya dari hati. Eeee beneran ini mah beneran mau mup on. Tapi mup on dari apa ya? Bener bener ngga jelas!
Belum ada yang menarik buat dishare, dan dibahas dengan tuntas. Ngga ada yang istimewa buat diceritakan...
Jadi nulis hari ini dalam rangka apa? Dalam rangka membuang lelah karena abis beyes beyes. Berasa besok bakal ada tamu buat liat-liat isi rumah, malu ah kali berantakan.
Walau sebenernya capek, karena abis diajak mas ke rumah Bah Ajat buat ambil beras panen di Sapan, dan abis itu masih keluyuran menuhin isi perut :D

Dah ah, tar lagi aja ceritanya.

27 January 2016

Tips buat kamu

Sikap nggak peduli? Semua punya lho sifat seperti itu, tapi pastinya atas alasan tertentu. Banyak sekali yang bisa menjadi penyebab seseorang berubah menjadi tidak peduli. Tapi menurut gw hal besar yang sangat mendukung perubahan seseorang buat nggak care dengan sesuatu adalah "abai".
Cuek itu bakal lahir dari penelantaran. Ketidak pedulian harus diberikan pada  manusia yang egois. Jadi tips menghadapi manusia egois itu ya diabaikan :D
Manusia egois nggak layak dikasih perhatian lebih, begitu juga pasangan yang egois. Pasangan egois dengan keluarga egois nggak layak diberikan perhatian lebih.

18 January 2016

Papa...

Masih selalu ingin menangis kalau ingat Papa, selama kenal dan hidup bersama Mas, Papa adalah salah satu orang yang selalu paham sesuatu tanpa perlu menjelaskan,...mudah sekali menyayanginya, mungkin karena sebentarnya itu, jadi saya tak punya kenangan yang tidak baik,...saya rindu Papa :( ,

Semoga Papa selalu dalam lindungan Allah SWT...

15 January 2016

Kayu..dan batu

Hidup ini memang lucu sekali, entah kebetulan atau memang saya selalu dipertemukan dengan manusia-manusia yang begitu bangga dengan Harta dan Kekayaan, ya memang hanya itulah titipan Tuhan yang sangat bisa dibanggakan.

Hari ini tetiba saya teringat dengan ucapan seseorang yang saat itu hingga kini begitu membekas. Bahwa seorang PNS tidak akan bisa menyekolahkan anaknya...dan wajah saya tidaklah cocok bersanding dengan sang cucu.

Beberapa tahun kemudian, saya dipertemukan lagi dengan manusia yang gemar mengangkat isu kaya dan miskin, meski secara eksplisit dengan gaya sarkasmenya membahas prilaku "kampung saya" dari gaya saya duduk, berpakaian, atau selera dan lain sebagainya, entah apa yang dia cari dari kesenangannya itu.

Tapi dari sejak dulu, entah kenapa saya juga punya kegemaran mengklasifikasikan manusia jenis ini sebagai manusia yang tidak terlalu penting untuk saya prioritaskan :) Bagi saya sekaya apapun manusia seperti ini..kotoran mereka tetap tinja! Dan 80% tubuhnya terdiri dari air, dan setiap tubuhnya terdapat hati. Hati ini yang menjadi pembeda..terbuat dari apa bahan bakunya, mostly terbuat dari kedengkian :)

Luar biasa, namun hidup dengan kemampuannya menunjukan, bahwa orang tua saya PNS, dapat menyelesaikan mimpinya untuk mengantar saya menjadi seorang wanita sarjana, dan meski dipertemukan dengan keluarga konon berada,...orang tua saya nyatanya masih lebih mampu mendidik anaknya lebih mandiri, memberikan rumah untuk anak anaknya agar fokus menjalani hidup, memudahkan perjalanan anak anaknya dan tidak menikmati itu semua sendirian :). Mereka begitu keras mendidik kami sejak kecil, namun penuh kejutan untuk kami setelah kami beranjak dewasa, terutama mendidik untuk tidak membanggakan batu bata dan kain atau kaleng yang sanggup ada di tanah yang kami pijak. Dan utamanya setidaknya Ibu dan Bapaku tidak pernah dengan penuh kedengkian memperlakukan orang dengan buruk... mereka lebih pintar memanusiakan manusia ..

Sight...hanya saja bila ada yang mengerti, tentulah akan indah jika kita saling menyayangi dan menghargai :)

Menghirup udara segar di Lembang

Sekaligus survey, untuk acara kantor dua minggu lagi, Grafika di lembang, suasananya sejuk kita janjian ketemu Kang Gaga, untuk manage 103 orang #mudah-mudahan lancar, Aamiin.

Acara dilanjut beli handphone buat Mamak kita, neneknya Fahira yang akhirnya saya installkan WA kemarin dan tetiba pengen juga punya handphone kekinian :) ..kenapa juga nggak dari dulu ya? Saya pilihkan Asus karena udin jatuh cinta sama Asus dari sejak dahulu.

Sampe di rumah jam 9 malem, sesuai dugaan, diomelin neng Hira, karena lama nungguin Ibunya pulang ...buat dengerin cerita malam berjudul "tangkuban perahu"...

Abis itu geger ternyata besok dia ngga bisa pake baju olahraga lagi karena bajunya kena pup hadeuuuh, untung Mas rasa ibanya lagi kambuh jadi Bapaknya yang nyuciin, Ibunya yang jemurin, lho Adeknya kemana? ...puleees :D

13 January 2016

Kepatutan...

Akhir-akhir ini lagi sering bicara masalah kepatutan, juga lebih sering mengamati prilaku orang-orang disekitar...

Kalau ditanya apa kekurangan kamu? #kalau lagi inget, gw akan bilang kekurangan gw adalah lack of human relations. Sekilas pasti berasa kontradiksi karena terlihat gw justru lihai di bidang itu. Gw bisa cepat membina sesuatu, tapi untuk memutuskan melangkah lebih jauh..akan sangat sulit untuk bisa dekat dengan seseorang.

Terlalu naif rasanya kalau semua orang kita anggap baik. Tapi sudahlah, kita ngga akan bahas ini lebih dalam.

Di sepanjang perjalanan 10 tahun terakhir, gw bener-bener ditempa ngadepin orang-orang yang bikin naik turun tekanan dari mulai dari anak, pasangan, mertua, dan orang-orang disekitar, merasakan bagaimana belajar mengatur emosi, dan prosesnya luar biasa, tetapi menyadari bahwa sekarang gw udah bisa menolak, melawan dan mengurangi toleransi justru membuat hidup semakin terasa melegakan...

Terutama setelah menyadari, betapa ada manusia yang sanggup memperlakukan gw begitu buruk dan gw memutuskan untuk berhenti merespon semua aura negatif yang dia sampaikan..., berhenti jadi tolol :) sorry to say...dan gw siap menerima resikonya.

Life is about choices, betul? Omongan Nyokap selalu menjadi pesan kuat buat gw...

Kepatutan adalah nilai, dan kita semua gak usah bahas dari sudut mana itu dilhat. Kalau yang umum umum aja ngga bisa dilakukan ngapain kita ngotot berbaik baik.

Memaafkan itu masalah mudah,...gw pasti memaafkan,...tapi tentu saja semua tidak bisa kembali seperti semula, tidak sedikitpun gw ijinkan seseorang menyakiti gw kedua kali...:) otak gw sudah terlanjur menyimpan memory buruk untuk kasus ini...

Dan hidup terus memainkan perannya bukan? Enough is enough.

Sama anak lanang ku

Iki lho..masyaallah bocah lucu, yang sudah mulai bawel juga ...hahha sekarang udah bisa diajak curhat dan ngadu ngadu kalo siang diapain aja sama Kakaknya ...

Cerita konyolnya sebenarnya banyak, tapi belom secetar kakaknya hehehhe

Cerita untuk nanti malam?

Emak sibuk pagi hari itu sudah pasti biasa, kecuali yang nggak pedulian dan emang udah bawaan orok hidupnya santai, dan saban pagi pasti aja ada drama yang kudu dihadapi.  Macam-macam drama berbagai tema lah.

Seminggu ini setiap hari Hira rikues diceritain,..nah cerita yang kita sampaikan kan nggak mungkin sama? Kudu nyari cerita berbagai tema , jadi gw kayak semacam punya tools buat menyampaikan pesan moral yang susah banget dia cerna kalau disampaikan langsung, kenapa? Ngadepin anak cerdas macam dia triknya kudu diputer...kalau kita bahas doi secara langsung yang ada hasrat defensivenya menguat.

Jadi karena beberapa hari terakhir tingkat "kepinteran" naek...malam ini gw menyusupkan pesan moral "ngga boleh doraka ma emak" ...diceritain malin kundang dikutuk jadi batu.

Matanya berkaca kaca dan mimik muka nya bervariasi, gw pikir kena lah dikit,...pesan yang gw sampaikan ini. Walau ditengah tengah dia sempet nanya:

"Bu..si Malin emang ngga tau cara kirim surat ke ibunya? Sms atau telp?"

"Malin hidup nggak dijaman milenium yang dipenuhi hal yang serba Digital,...dia hidup dijaman semua serba konvensional, bahkan ICT pun saat itu masih jadi mimpi, teknologinya tidak secanggih sekarang, burung yang biasanya digunakan untuk kirim surat waktu itu sedang kena wabah"

Bengongkan dijawab kayak gitu? #abaikan, percayalah hanya itu yang terpikir.

Nah karena drama pagi ini dimulai dari tragedi si Mas yang udah menyisir rumah sampai jam 1 malam untuk menyelidiki hilangnya remote tv dan okevisiong, maka nanti malam gw harus berpikir kira-kira cerita apa yang cocok gw sampaikan supaya bocah ini bisa mengurangi kebiasaannya nyembunyiin sesuatu...

#meresahkan